Bisnis preloved,pemuda ini bisa renovasi rumah
Gambar:sepatu
bekas original
Preloved adalah sebutan untuk barang-barang yang sudah
tidak terpakai lagi namun masih dalam keadaan yang bagus,tak jarang orang-orang
lebih memilih barang preloved daripada barang yang masih baru karena harganya
lebih murah dan kualitasnya masih bisa diperhitungkan.Tingkat kebutuhan
masyarakat akan fashion setiap tahunnya meningkat,apalagi dikalangan anak muda
fashion adalah sebuah tren yang harus diikuti terus.Perlu diketahui bahwa tidak
setiap orang mempunyai cukup uang untuk memenuhi gaya hidup masa kini,apalagi dengan
membeli barang bermerk dengan kualitas masih baru tentu akan sangat mahal.Nah
situasi ini dimanfaatkan seorang pemuda asal Baturan,colomadu untuk dijadikan
sebuah peluang bisnis,yaitu bisnis
preloved.
Andra begitu panggilan untuk pemuda ini,dia memulai bisnis
preloved sejak tahun 2015 hingga sekarang.Barang preloved yang ia jual adalah
barang bermerk serta original,berbagai macam barang kebutuhan fashion anak muda
jaman sekarang ia jual dalam kondisi preloved.Fokus usaha prelovednya adalah
sepatu bekas original dari berbagai merk seperti convers,nike,adidas dan merk
sepatu lainnya.
Dia menjualnya dengan harga yang cukup bervariatif
serta harga dibandrol berdasarkan kondisi barangnya,semakin kondisinya bagus
semakin mahal harganya begitu sebaliknya.Sepatu bekas original ia dapat dari
suplier yang berasal dari berbagai daerah seperti jogja,klaten,sragen dan
daerah lainnya.Disetiap bulannya dia dapat meraup keuntungan hingga 2 juta
lebih,namun apabila sepatu bekas yang ia dapat semakin banyak dan kondisinya
masih bagus maka semakin banyak pembeli dan semakin banyak keuntungan yang akan
dia dapat.
Dari usaha prelovednya itu andra dapat membantu kedua
orang tuanya memenuhi kebutuhan sehari-hari serta dapat merenovasi rumah
menjadi lebih baik lagi.Tantangan dalam bisnis ini selain pesaing adalah stok
barang yang tidak menentu serta cacat yang parah di barang membuat barang susah
untuk dijual kembali. (Ayu Syamsudin Putri)

Komentar